Judul diatas memang merupakan kata yang bagi sebagian besar pehobi audio merupakan kata yang biasa mereka dengar. Tetapi tetap saja masih banyak pehobi audio yang setuju bahwa ruangan perlu ditreatmen, dan uniknya hanya sebagian yang tahu mengapa harus ditreatmen. Sisanya masih mensalah tafsirkan pertanyaan mengapa tadi.

Bukan tidak mungkin anda sudah tahu dari awal bagaimana karakter ruang anda saat nantinya sistem bersuara. Coba anda ingat, dahulu atau sekarang ini, bagaimana bass tampil di ruang ini pada awalnya? Lalu, bukan tidak mungkin anda lalu akan cari informasi bagaimana melakukan pendekatan solusi. Tidak semua info atau saran bahkan dari sang ahli tentu pas dengan masalah ruangan anda.

Sebenarnya hanya satu yang perlu dicari dari usaha treatmen ruangan, yakni bagaimana agar ruangan kita bisa menjadi sebuah ruangan yang jujur. Bisa menyajikan suara apa adanya dari sistem. Bila sudah jujur, maka apapun speaker yang masuk, suaranya ya seperti itu. Ruangan ini jadinyanetral, tidak condong ke karakter suara tertentu.

Untuk menjadikan ruang seperti ini ada beberapa cara ditempuh, dengan bantuan beberapa alat, misalnya software ruangan tertentu. Juga rekaman rekaman yang dibuat dengan resolusi tinggi dan dibuat khusus, seperti CD CD untuk audiophile. Tetapi rekaman rekaman tertentu yang di satu sisi bagus untuk tes, ternyata di sisi (wilayah frekuensi) lain justru kurang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here